Zainal’s Blog

Just another Friendster Blogs weblog

Kata-kata Mutiara

Kejujuran adalah perhiasan jiwa yang lebih bercahaya daripada berlian

Belajar tanpa berpikir tidak ada gunanya, sedangkan berpikir tanpa belajar adalah berbahaya.

Cinta kepada Allah adalah puncaknya cinta. Lembahnya cinta adalah cinta kepada sesama.

Keluhuran budi pekerti akan tampak pada ucapan dan tindakan.

Orang yang berjiwa besar teguh pendiriannya, tetapi tidak keras kepala.

Ulurkan cintamu karena Tuhanmu dan tariklah cintamu karena Tuhanmu, anda tentu tak akan kecewa.

Cinta indah seperti bertepuk dua tangan, tak akan indah jika hanya sebelah saja.

Naluri berbicara kita akan mencintai yang memuja kita, tetapi tidak selalu mencintai yang kita puja.

Melihatlah ke atas untuk urusan akhiratmu dan melihatlah ke bawah untuk urusan duniamu maka hidup akan tenteram.

Seseorang yang oprimis akan melihat adanya kesempatan dalam setiap malapetaka, sedangkan orang pesimis melihat malapetaka dalam setiap kesempatan.

Ingatlah, boleh jadi manusia itu mencintai sesuatu yang membahayakan dirinya atau membenci sesuatu yang bermanfaat baginya. Mohonlah petunjuk-Nya.

Sahabat yang sejati adalah orang yang dapat berkata benar kepada anda, bukan orang yang hanya membenarkan kata-kata anda.Bekerja atas dorongan cinta akan terasa senang tiada jemu dan lelah.

Orang besar menempuh jalan kearah tujuan melalui rintangan dan kesukaran yang hebat.

Berbuat baiklah kepada orang lain seperti berbuat baik kepada diri sendiri.

Orang besar bukan orang yang otaknya sempurna tetapi orang yang mengambil sebaik-baiknya dari otak yang tidak sempurna.

Memperbaiki diri adalah alat yang ampuh untuk memperbaiki orang lain.

Jika seseorang tidak mencintai anda janganlah dia anda benci, karena mungkin akan tumbuh benih cinta kembali.

Cinta akan menggilas setiap orang yang mengikuti geraknya, tetapi tanpa gilasan cinta, hidup tiada terasa indah.

Bukan kecerdasan anda, melainkan sikap andalah yang yang akan mengangkat anda dalam kehidupan.

Perjuangan seseorang akan banyak berarti jika mulai dari diri sendiri.

Jika rasa cinta terbalas, maka bersyukurlah karena Allah telah memberikan hidup lebih berharga dengan belas Kasih-Nya.

Dalam perkataan, tidak mengapa anda merendahkan diri, tetapi dalam aktivitas tunjukkan kemampuan Anda.

Tegas berbeda jauh dengan kejam. Tegas itu mantap dalam kebijaksana sedangkan kejam itu keras dalam kesewenang-wenangan.

Jika rasa cinta itu tak terbalas maka bersukurlah, karena anda akan dipilihkan Allah yang lebih baik.

Watak keras belum tentu bisa tegas, tetapi lemah lembut tak jarang bisa tegas.

Sifat orang yang berlilmu tinggi adalah merendahkan hari kepada manusia dan takut kepada Tuhan.

Contoh yang baik adalah nasehat terbaik (Fuller)

Jika kita melayani, maka hidup akan lebih berarti (John Gardne)

Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun. - Bung Karno

Kita semua hidup dalam ketegangan, dari waktu ke waktu, serta dari hari ke hari; dengan kata lain, kita adalah pahlawan dari cerita kita sendiri. - Mary Mccarthy

Tiga sifat manusia yang merusak adalah, kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan. - Nabi Muhammad Saw

Apa yang nampak sebagai suatu kemurahan hati, sering sebenarnya tiada lain daripada ambisi yang terselubung, yang mengabaikan kepentingan-kepentingan kecil untuk mengejar kepentingan- kepentingan yang lebih besar. - La Roucefoucauld

Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu. - Benjamin Franklin

Hati yang penuh syukur, bukan saja merupakan kebajikan yang terbesar, melainkan merupakan pula induk segala kebajikan yang lain. - Cicero

Orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukan dalam suatu cara yang berbeda. - Dale Carnegie

Istilah tidak ada waktu, jarang sekali merupakan alasan yang jujur, karena pada dasarnya kita semuanya memiliki waktu 24 jam yang sama setiap harinya. Yang perlu ditingkatkan ialah membagi waktu dengan lebih cermat. - George Downing

Ancaman nyata sebenarnya bukan pada saat komputer mulai bisa berpikir seperti manusia, tetapi ketika manusia mulai berpikir seperti komputer. - Sydney Harris

Pahlawan bukanlah orang yang berani menetakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya dikala ia marah. - Nabi Muhammad Saw

Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tak akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu-nunggu. - William Feather

Dalam masalah hati nurani, pikiran pertamalah yang terbaik. Dalam masalah kebijaksanaan, pemikiran terakhirlah yang paling baik. - Robert Hall

Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri. - Martin Vanbee

Orang-orang hebat di bidang apapun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja. Mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi. - Ernest Newman

Orang-orang yang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak. - Aldus Huxley

Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita selalu menyesali apa yang belum kita capai. - Schopenhauer

Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh. - Andrew Jackson

Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali tampak mustahil; kita baru yakin kalau kita telah berhasil melakukannya dengan baik. - Evelyn Underhill

Perbuatan-perbuatan salah adalah biasa bagi manusia, tetapi perbuatan pura-pura itulah sebenarnya yang menimbulkan permusuhan dan pengkhianatan. - Johan Wolfgang Goethe

Jika orang berpegang pada keyakinan, maka hilanglah kesangsian. Tetapi, jika orang sudah mulai berpegang pada kesangsian, maka hilanglah keyakinan. - Sir Francis Bacon

Karena manusia cinta akan dirinya, tersembunyilah baginya aib dirinya; tidak kelihatan olehnya walaupun nyata. Kecil di pandangnya walaupun bagaimana besarnya. - Jalinus At Thabib

Bersikaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putus-putus-nya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menenteramkan amarah ombak dan gelombang itu. - Marcus Aurelius

Kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, tidak pernah berada di atas kepala kita sendiri, tetapi selalu berada di atas kepala orang lain. - Thomas Hardy

Kaca, porselen dan nama baik, adalah sesuatu yang gampang sekali pecah, dan tak akan dapat direkatkan kembali tanpa meninggalkan bekas yang nampak. - Benjamin Franklin

Keramahtamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramahtamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramahtamahan dalam memberi menciptakan kasih. - Lao Tse

Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya; hidup di tepi jalan dan dilempari orang dengan batu, tetapi dibalas dengan buah. - Abu Bakar Sibli

Rahmat sering datang kepada kita dalam bentuk kesakitan, kehilangan dan kekecewaan; tetapi kalau kita sabar, kita segera akan melihat bentuk aslinya. - Joseph Addison

Bagian terbaik dari hidup seseorang adalah perbuatan-perbuatan baiknya dan kasihnya yang tidak diketahui orang lain. - William Wordsworth

Kita berdoa kalau kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan saat rezeki melimpah. - Kahlil Gibran

Semua orang tidak perlu menjadi malu karena pernah berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana daripada sebelumnya. - Alexander Pope

Teman sejati adalah ia yang meraih tangan anda dan menyentuh hati anda. - Heather Pryor

Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah. - Thomas Alva Edison

Tiadanya keyakinanlah yang membuat orang takut menghadapi tantangan; dan saya percaya pada diri saya sendiri. - Muhammad Ali

Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh. - Confusius

Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya; hidup di tepi jalan dan dilempari orang dengan batu, tetapi dibalas dengan buah. - Abu Bakar Sibli

Jadilah kamu manusia yang pada kelahiranmu semua orang tertawa bahagia, tetapi hanya kamu sendiri yang menangis; dan pada kematianmu semua orang menangis sedih, tetapi hanya kamu sendiri yang tersenyum. - Mahatma Gandhi

Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, seseorang tidak beriman hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. ~ Nabi Muhammad SAW

Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar. ~ Nabi Muhammad SAW

Yang terbaik di antara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia. ~ Nabi Muhammad SAW

Allah tidak melihat bentuk rupa dan harta benda kalian, tapi Dia melihat hati dan amal kalian. ~ Nabi Muhammad SAW

Kecintaan kepada Allah melingkupi hati, kecintaan ini membimbing hati dan bahkan merambah ke segala hal. ~ Imam Al Ghazali

Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar. ~ Khalifah ‘Umar

Setiap orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman itu haruslah dikembalikan. ~ Ibnu Mas’ud

Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak. ~ Khalifah ‘Ali

Sabar memiliki dua sisi, sisi yang satu adalah sabar, sisi yang lain adalah bersyukur kepada Allah. ~ Ibnu Mas’ud

Takutlah kamu akan perbuatan dosa di saat sendirian, di saat inilah saksimu adalah juga hakimmu. ~ Khalifah ‘Ali

Orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukkan kesalahanku. ~ Khalifah ‘Umar

Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. ~ Imam An Nawawi

Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar. ~ Khalifah ‘Umar

Dia yang menciptakan mata nyamuk adalah Dzat yang menciptakan matahari. ~ Bediuzzaman Said Nursi

Penderitaan jiwa mengarahkan keburukan. Putus asa adalah sumber kesesatan; dan kegelapan hati, pangkal penderitaan jiwa. ~ Bediuzzaman Said Nursi

Kebersamaan dalam suatu masyarakat menghasilkan ketenangan dalam segala kegiatan masyarakat itu, sedangkan saling bermusuhan menyebabkan seluruh kegiatan itu mandeg. ~ Bediuzzaman Said Nursi

Menghidupkan kembali agama berarti menghidupkan suatu bangsa. Hidupnya agama berarti cahaya kehidupan. ~ Bediuzzaman Said Nursi

Seseorang yang melihat kebaikan dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. Dan seseoran yang memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup. ~ Bediuzzaman Said Nursi

Pengetahuan tidaklah cukup; kita harus mengamalkannya. Niat tidaklah cukup; kita harus melakukannya. ~ Johann Wolfgang von Goethe

Pencegahan lebih baik daripada pengobatan. ~ Johann Wolfgang von Goethe

Kearifan ditemukan hanya dalam kebenaran. ~ Johann Wolfgang von Goethe

Ilmu pengetahuan tanpa agama adalah pincang. ~ Einstein

Perdamaian tidak dapat dijaga dengan kekuatan. Hal itu hanya dapat diraih dengan pengertian. ~ Einstein

Agama sejati adalah hidup yang sesungguhnya; hidup dengan seluruh jiwa seseorang, dengan seluruh kebaikan dan kebajikan seseorang. ~ Einstein

Dua hal yang membangkitkan ketakjuban saya - langit bertaburkan bintang di atas dan alam semesta yang penuh hikmah di dalamnya. ~ Einstein

Apa yang saya saksikan di Alam adalah sebuah tatanan agung yang tidak dapat kita pahami dengan sangat tidak menyeluruh, dan hal itu sudah semestinya menjadikan seseorang yang senantiasa berpikir dilingkupi perasaan rendah hati. ~ Einstein

Sungguh sedikit mereka yang melihat dengan mata mereka sendiri dan merasakan dengan hati mereka sendiri. ~ Einstein

Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil tapi berusahalah menjadi manusia yang berguna. ~ Einstein

Tidak semua yang dapat menghitung dapat dihitung, dan tidak semua yang dapat dihitung dapat menghitung. ~ Einstein

Tidak semua yang dapat menghitung dapat dihitung, dan tidak semua yang dapat dihitung dapat menghitung. ~ Einstein

Benar, engkau adalah seorang raja penguasa dunia. Semua orang menunjukkan kesetiaannya padamu! Lalu bagaimana? Esok kamu akan di baringkan di kubur sebagai rumahmu. Dan dari segala arah, orang-orang akan melemparkan debu ketubuhmu menutupimu.

Walaupun engkau dijadikan raja penguasa dunia, engkau tidak akan lari dari kematian, dan meninggalkan dunia untuk para musuhmu walaupun hari ini wajahmu tersenyum, esok hal itu pasti akan membuatmu bersedih.

Aku melihat manusia datang kedunia lalu pergi jauh, Dunia dan harta selalu berpindah, dengan sayap-sayap yang sama untuk terbang.

Dunia tidak tetap dengan seorang yang hidup di mana pun, juga tidak ada seorang pun yang hidup selamanya menikmati kesenangannya, kematian dan penderitaannya bagaikan dua ekor kuda yang berlari cepat ke arah manusia, untuk menginjak-injak mereka dan melahap mereka.

Hai bodoh, yang terpedaya oleh daya tarik dunia! Pikirkanlah dan ambillah sesuatu (kebaikan) dari dunia ini untuk, menolongmu di akhirat.

Aku tersesat dalam kelalaian, sedang kematian bergerak kearahku, semakin lama semakin mendekat. Jika aku tidak mari hari ini, aku pasti mati esok.

Aku manjakan tubuhku dengan pakaian-pakaian halus dan mewah, sedikit berpikir bahwa itu akan membusuk dan hancur dalam kubur.

Aku bayangkan tubuhku remuk menjadi debu dalam lubang kubur, Di bawah gundukan tanah. Keindahan tubuhku akan berangsur-angsur hilang, sedikit demi sedikit berkurang hingga tinggallah kerangka, tanpa kulit dan daging.

Aku melihat detik-detik kehidupan lambat laun habis, namun keinginan-keinginanku masih belum terpenuhi. Suatu perjalanan panjang terbentang di hadapanku, sedangkan aku tiada bekal untuk jalan itu.

Aku menentang Tuhanku, melanggar perintah-perintah-Nya terang-terangan, sementara Ia mengawasiku setiap saat.

Aduh! Aku memperturutkan hatiku dalam perbuatan-perbuatan yang memalukan! Ah! Apapun yang telah terjadi tak dapat dihapuskan dan waktu bila telah berlalu tidak dapat ditarik kembali.

Ah! Aku berdosa secara rahasia, tidak pernah orang laun mengetahui dosa-dosaku yang mengerikan. Tetapi esok, rahasia dosa-dosaku ditampakan dan dipertunjukan kepada Tuhanku.

Ah! Aku berdosa terhadap-Nya, walaupun hati merasa takut, namun aku sangat mempercayai ampunan-Nya yang tak terbatas, aku ber-dosa dan tak tahu malu, dengan berani bergantung kepada ampunan-Nya yang tak terbatas.

Siapa lagi selain Dia, yang akan mengampuni dosa-dosaku. Sesungguhnya Ia patut bagi segala pujian! Seandainya tidak ada adzab setelah kematian. Tiada janji akan surga, tiada ancaman akan neraka. Kematian dan kebusukan cukup sebagai peringatan, agar kita menjauhi sia-sia. Namun akal kita bebal. Kita tidak mengambil peringatan apa pun. Sekarang tiada harapan lagi bagi kita, kecuali Yang Maha Pengampun mengampuni dosa-dosa kita, karna bila seorang hamba berbuat salah, hanyalah Tuhannya, tanpa seorangpun yang mengampuninya tak diragukan lagi aku adalah yang terburuk dari semua hamba-Nya.

Aku yang menghianati perjanjianku dengan Tuhanku yang dibuat di keabadian. Dan, adalah hamba yang cakap yang janji-janjinya tak berarti. Tuhanku, akan bagaimanakah nasibku, ketika api membakar tubuhku? Api yang melelehkan batu yang paling keras!

Ah! Aku sendiri ketika dibangkitkan dari kubur (tanpa seorangpun yang menolongku pada hari itu). Wahai Engkau, Yang Maha Esa yang tiada sekutu terhadap keagungan-Mu. Belas kasihanillah kesendirianku, karna ditinggalkan oleh segalanya.

Sungguh jalanan paling licin yang bahkan kaki ulamapun tergelincir di atasnya adalah ketamakan.

Tiada yang lebih baik dari dua kebaikan : Beriman pada Allah dan bermanfaat bagi manusia. Tiada yang lebih buruk dari dua kejahatan : Syirik pada Allah dan merugikan manusia.

Tiga tanda kesempurnaan iman : Kalau marah, marahnya tidak keluar dari kebenaran. Kalau senang, senangnya tidak membawanya pada kebatilan. Ketika mampu membalas, ia memafkan.

Tertipulah yang melakukan tiga perkara : Membenarkan apa yang tak terjadi, mengandalkan orang yang tidak dipercaya, dan menghasratkan apa yang tak dimiliki.

Dengannya Allah kuburkan kedengkian; Dengannya Allah padamkan permusuhan; Melaluinya diikat persaudaraan; Yang hina dimulyakan. Yang tinggi direndahkan.

Berbagi rezeki dengan tulus, berbakti pada orang tua, berbuat baik pada sesama, mengubah duka menjadi bahagia dan menambah usia.

Semua ilmu ada pokok bahasannya. Pokok bahasan ilmu para Nabi adalah manusia… Mereka datang untuk mendidik manusia.

Orang paling baik adalah orang yang kita harapkan kebaikannya dan kita terlindung dari keburukannya.

Jika orang dapat empat hal, ia dapat kebaikan dunia akhirat: Hati yang bersyukur, lidah yang berzikir, badan yang tabah pada cobaan, dan pasangan yang setia menjaga dirinya dan hartanya.

Nabi ditanya bermanfaatkah kebajikan setelah dosa? Ia menjawab: Taubat membersihkan dosa, kebaikan menghapuskan keburukan.

Manusia Paling baik adalah orang yang dermawan dan bersyukur dalam kelapangan, yang mendahulukan orang lain, bersabar dalam kesulitan.

Tiga manusia tidak akan dilawan kecuali oleh orang yang hina: orang yang berilmu yang mengamalkan ilmunya, orang cerdas cendikia dan imam yang adil.

Tiada musibah yang ,ebih besar daripada meremehkan dosa-odsamu dan merasa ridho dengan keadaan rohaniahmu sekarang ini.

Hati Adalah Ladang. Sesungguhnya setengah perkataan itu ada yang lebih keras dari batu, lebih tajam dari tusukan jarum, lebih pahit daripada jadam, dan lebih panas daripada bara. Sesungguhnya hati adalah ladang, maka tanamlah ia dengan perkataan yang baik, karna jika tidak tumbuh semuanya (perkataan yang tidak baik), niscaya tumbuh sebahagiannya.

Sesungguhnya seorang hamba itu bila merasa ujub kerana suatu perhiasan dunia, niscaya Allah akan murka kepadanya hingga dia melepaskan perhiasan itu. (Sayidina Abu bakar)

Orang yang bakhil itu tidak akan terlepas daripada salah satu daripada 4 sifat yang membinasakan iaitu: Ia akan mati dan hartanya akan diambil oleh warisnya, lalu dibelanjakan bukan pada tempatnya atau; hartanya akan diambil secara paksa oleh penguasa yang zalim atau; hartanya menjadi rebutan orang-orang jahat dan akan dipergunakan untuk kejahatan pula atau; adakalanya harta itu akan dicuri dan dipergunakan secara berfoya-foya pada jalan yang tidak berguna (Sayidina Abu Bakar)

Barangsiapa takut kepada Allah SWT nescaya tidak akan dapat dilihat kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang dia kehendaki. (Sayidina Umar bin Khattab)

Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya. Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina. Orang yang menyintai akhirat, dunia pasti menyertainya. Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga. (Sayidina Umar bin Khattab)

Hendaklah kamu lebih memperhatikan tentang bagaimana amalan itu diterima daripada banyak beramal, kerana sesungguhnya terlalu sedikit amalan yang disertai takwa. Bagaimanakah amalan itu hendak diterima? (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Janganlah seseorang hamba itu mengharap selain kepada Tuhannya dan janganlah dia takut selain kepada dosanya. (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Tidak ada kebaikan ibadah yang tidak ada ilmunya dan tidak ada kebaikan ilmu yang tidak difahami dan tidak ada kebaikan bacaan kalau tidak ada perhatian untuknya. (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Tiada solat yang sempurna tanpa jiwa yang khusyu’. Tiada puasa yang sempurna tanpa mencegah diri daripada perbuatan yang sia-sia. Tiada kebaikan bagi pembaca al-Qur’an tanpa mengambil pangajaran daripadanya. Tiada kebaikan bagi orang yang berilmu tanpa memiliki sifat wara’. Tiada kebaikan mengambil teman tanpa saling sayang-menyayangi. Nikmat yang paling baik ialah nikmat yang kekal dimiliki. Doa yang paling sempurna ialah doa yang dilandasi keikhlasan. Barangsiapa yang banyak bicara, maka banyak pula salahnya, siapa yang banyak salahnya, maka hilanglah harga dirinya, siapa yang hilang harga dirinya, bererti dia tidak wara’, sedang orang yang tidak wara’ itu bererti hatinya mati. (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Antara tanda-tanda orang yang bijaksana itu ialah: Hatinya selalu berniat suci. Lidahnya selalu basah dengan zikrullah. Kedua matanya menangis kerana penyesalan (terhadap dosa). Segala perkara dihadapaiya dengan sabar dan tabah. Mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia. (Sayidina Utshman bin Affan)Kirim Saranya!

Sumber : http://tanpatinta.com

Pembunuh Dihukum Semalam

PENJAGA REL KERETA API By: (toto) voted: 12 Cerita Lucu - vote

“Kabarnya kamu kemarin ditangkap polisi?”Tanya si A penasaran

“ya benar, kemarin aku ditangkap polisi”jawab si B tersenyum bangga.

“Kok bisa kamu ditangkap polisi, emangnya kamu ngelakuin apa?”tanya si A mengorek keterangan.

“Aku ditangkep karena kasus pembunuhan”jawab si B dengan bangga

“Kok kamu ada disini? Bagaimana kamu bisa keluar? Jangan-jangan kamu melarikan diri yaaa?”tanya si A keheranan.

“Aku tidak melarikan diri kok, malah sekarang aku sudah dibebaskan”jawab si B memberi keterangan

“Kok bisa, hukuman bagi pembunuh minimal 15 tahun penjara, khan?”Tanya si B

“Aku sudah bebas karena yang dibunuh hidup lagi”

Pelupa Berat 2

PENJAGA REL KERETA API By: (toto) voted: 12 Cerita Lucu - vote

Ketika hendak pergi ke sekolah, andi ditanya bapaknya.

Bapak Andi : Semua kelengkapan sekolahmu sudah kamu bawa semua?

Andi : Sudah bawa semua, pa

Bapak Andi : Buku tulis, pensil, buku gambar, penghapus

Andi : Sudah ada semua pa. semuanya Andi masukin dalam tas pa

Bapak Andi : Bagus, kamu memang anak hebat.

Setelah beberapa saat kemudian, Andi kelihatan gelisah. Bapaknya heran melihat gelagat anaknya, kemudian bertanya:

Bapak Andi : Kenapa kamu nak?

Andi : oh iya pa, setelah Andi pikir-pikir, ada sesuatu yang lupa saya bawa.

Bapak Andi : yang papa sebutin tadi ada yang lupa ya?

Andi : semuanya sudah Andi bawa pa.

Bapak Andi : terus apa yang belum kamu bawa nak?

Andi : Andi lupa bawa tas Andi pa

Pelupa Berat

PENJAGA REL KERETA API By: (toto) voted: 12 Cerita Lucu - vote

Seperti biasanya, andi yang duduk di kelas 5 SD minta izin kepada ayahnya untuk pergi ke sekolah. “pa, Andi sekolah dulu ya pa?” kata Andi. “iya, berangkat sana! jangan ada yang lupa! eh,,, celana kamu mana? kenapa nggak dipakai?” tanya bapaknya. “oh iya! pak, saya lupa pakai celana…” kata andi. “dasar pelupa!” kata bapaknya marah-marah.

Keesokan harinya andi mau berangkat ke sekolah, seperti biasa ia minta izin. “pa, andi mau ke sekolah dan hari ini sudah tidak ada lagi yang ketinggalan,” kata andi. “yakin? lalu buku gambarmu mana?” kata bapaknya mengingatkan. “oh iya! saya lupa pa!” kata andi. “kamu ini! masih kecil saja sudah pikun, bagaimana kalau gede nanti?” kata bapaknya sewot.

Keesokan harinya andi minta izin lagi pada bapaknya. “pa, hari ini saya mau berangkat ke sekolah dan semuanya sudah komplit, mulai seragam sekolah, tas, sepatu, buku gambar dan penggaris semuanya udah oke pak… tidak ada yang lupa lagi…” kata andi dengan nada yakin dan penuh percaya diri. Tiba-tiba “PLAKK!!!” Andi dipukul oleh bapaknya dari belakang. “dasar pelupa! ini hari minggu tahu!”

Penjaga Rel Kereta Api

Tejo melamar pekerjaan sebagai penjaga lintasan kereta api. Pak Heru merupakan kepala bagian test wawancara.

“Seandainya ada dua kereta api berpapasan pada jalur yang sama, apa yang akan kamu lakukan?” tanya Pak Heru

“Saya akan pindahkan salah satu kereta ke jalur yang lain, pak.” jawab Tejo dengan yakin dibarengi dengan senyuman pemikat.

“Kalau handle untuk mengalihkan rel-nya rusak, apa yang akan kamu lakukan?” tanya Pak Heru lagi

“Saya akan turun ke rel dan membelokkan secara manual.”

“Kalau macet atau alatnya rusak bagaimana?”

“Saya akan balik ke pos dan menelpon stasiun terdekat.”

“Kalau telponnya lagi dipakai?”

“Saya akan lari ke telpon umum terdekat”

“Kalau rusak?”

“Saya akan pulang menjemput kakek saya.”

“LHO?” tanya pak heru keheranan

“Karena seumur hidupnya yang sudah 73 tahun, kakek saya belum pernah melihat kereta api tabrakan.”

Orang Normal, Siapa tuh?

Kemungkinan pernah muncul dibenak beberapa pertanyaan yang menyangkut tentang kepribadian. Misalnya apakah kita ini seorang yang normal? Atau pernah mempertanyakan ada tidaknya sesuatu yang aneh pada diri seseorang, mungkin itu teman, saudara, ataupun seseorang yang tidak kita kenal. Pokoknya mengenai masalah psikologi dech.

Pertanyaan-pertanyaan demikian bisa mendorong kita dalam memahami klasifikasi perilaku sebagai pembeda antara satu dengan lainnya. namun, di sisi lain pertanyaan-pertanyaan tersebut tentunya sulit untuk dijawab dengan tepat. Hal ini disebabkan oleh kondisi psikologis yang selalu terkait pada rentang dimensional. Maksudnya apa nich?

Maksudnya begini, sebenarnya tidak ada penggolongan normal atau sehat mental dan abnormal prilaku seseorang yang dapat dibedakan dari penggolongan yang absolud, karena pemahamannya mengandung makna elastis atau berubah. Ketika kita cermati, maka tidak dipungkiri adanya kenyataan relasi dinamis antara ketangguhan kepribadiaan seseorang dalam hidupnya.

Orang normal pada dasarnya memiliki kepribadian relatif paling tangguh sehingga ketika mendapatkan tegangan atau tekanan sekeras apapun, ia akan mampu mengatasinya. Berbeda dengan kebalikannya, walaupun ia memiliki ketangguhan pribadi tetapi sifatnya relatif rentan sehingga dapat membuat reaksi berupa ketegangan emosional.

Ada beberapa klasifikasi manusia, mari kita cermati kita termasuk pada klasifikasi yang mana.

  1. Normal
  2. Neurosis
  3. Psikosis
  4. Psikopat
  5. Detetif Mental
  6. Kelompok prilaku lainnya

Sesuai dengan judul di atas, maka kita akan lebih menyoroti tentang orang normal. Sedang klasifikasi yang lain hanya sebagai perbandingan.

Siapakah Orang Normal

Lanjut lagi ya, tau g bahwa sebenarnya makna relatif dari pernggolongan tersebut menjelaskan bahwa orang normal bukan berarti orang yang memiliki kondisi kesehatan mental sempurna. Mungkin saja ia menampilkan gejala gangguan prilaku yang sering disebut eksentrik dalam bingkai keluarga misalnya. Namun, pada bingkai sosial lainnya ia tidak dapat berfungsi optimal. Dengan kata lain, normal ini mempunyai arti dapat diterima di lingkungan.

Akhirnya cerita. Dari pemahaman di atas, maka dapat kita mengklasifikasikan kelompok normal yang dimaksud, diantaranya:

  1. Ia mesti menunjukkan tanda-tanda kematangan emosional, mampu memisahkan diri secera wajar dengan orang tua (mampu melepaskan diri secara mulus dari ketergantungan emosional dengan orang tua).
  2. Memiliki kemampuan menerima realitas (mampu menerima kondisi lingkungan sebagai realitas yang harus dihadapi secara dewasa dan bertanggungjawab).
  3. Memiliki kepribadian fleksibel, dapat beradaptasi dengan situasi yang berubah, sehingga tidak mengalami kesulitan menempatkan diri dalam lingkungan sosial manapun.
  4. Memiliki kapasitas mengasihi orang lain atau sesuatu yang diperlukan untuk mengalirnya kehidupan normal.
  5. Memiliki filsafat hidup yang tangguh sehingga mampu mengatasi dan menghadapi komplikasi yang mungkin saja terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Nah, dari klasifikasi tersebut kita dapat menjawab pertanyaan yang mungkin saat ini kita pertanyakan dalam benak kita. So, kita normal or Not

Sultan Mahmud Badaruddin II

Sultan Mahmud Badaruddin II. Tentu nama ini tak begitu asing di telinga kita semua. Ya, jawabanya seorang pahlawan Palembang. Tapi, sadar ataupun tidak sadar (mudah-mudahan masih tetap sadar) sebagian dari kita hanya tahu itu tok, tidak lebih. Padahal Pahlawan tetaplah pahlawan yang menuliskan sejarah dengan tinta darah dan pengorbanan demi kehormatan bangsa dan kebebasan dari kolonial.
Sebagai bentuk cinta kita terhadap negara ini, sejarah perlu kita ketahui. Sehingga timbul semacam bentuk pengahargaan dan penghormatan terhadap jasa-jasa pendahulu kita, dalam hal ini pahlawan dengan bermacam bentuk pengorbanannya untuk negara ini.
Mari kita mencoba untuk mengenal pahlawan yang satu ini!
Beliau dilahirkan di Palembang pada tahun 1767, ayahnya bernama Sultan Mahmud Badaruddin.
Karena keterbatasan pengetahuan dan informasi mengenai kehidupan masa kecilnya, jadi akan lebih baik klo dilanjutin aza, key!
Sultan Mahmud Badaruddin II (biar hemat, disingkat SMB II) adalah seorang pemimpin kesultanan Palembang Darussalam pada tahun 1803 sampai dengan 1819. Ia menggantikan tahta ayahnya.

Dalam masa pemerintahannya, ia beberapa kali memimpin pertempuran melawan Inggris dan Belanda, diantaranya yang disebut Perang Menteng. Tahun 1821, ketika Belanda secara resmi berkuasa di Palembang, Sultan Mahmud Badaruddin II ditangkap dan diasingkan ke Ternate.

Sebaiknya kita lihat satu persatu. Pertama, perlawanan terhadap Inggris.

Semenjak timah ditemukan di Bangka sekitar pertengahan abad ke-18, wilayah kesultanan Palembang menjadi incaran Inggris dan Belanda. Asal muasalnya penjajahan oleh bangsa Eropa ditandai dengan penempatan Loji semacam kantor dagang gitu. Di Palembang, loji pertama Belanda dibangun di tepi Sungai Aur (10 Ulu).

Pemimpin Inggris saat itu bernama Sir Thomas Stamford Raffles. Ia merupakan orang pertama yang dihadapi SMB II. Beberapa kali ia harus berhadapan dengan pemimpin Palembang saat itu. Dari pengalaman itulah ia banyak belajar, sehingga tahu persis titik lemah SMB.Karena itu, Raffles sangat menaruh hormat di samping ada kekhawatiran sebagaimana tertuang dalam laporan kepada atasannya, Lord Minto tahun 1810:

Sultan Palembang adalah salah seorang pangeran Melayu yang terkaya dan benar apa yang dikatakan bahwa gudangnya penuh dengan dollar dan emas yang telah ditimbun oleh para leluhurnya. Saya anggap inilah yang merupakan satu pokok yang penting untuk menghalangi Daendels memanfaatkan pengadaan sumber yang besar tersebut.

Bersamaan dengan adanya kontak antara Inggris dan Palembang, hal yang sama juga dilakukan Belanda. Melalui utusannya, Raffles berusaha membujuk SMB II untuk mengusir Belanda dari Palembang. Usaha ini diwujudkan dengan mengirimkan surat kepada Sultan pada tahun 1811.

SMB II membalas surat Raffles yang intinya mengatakan bahwa Palembang tidak ingin terlibat dalam permusuhan antara Inggris dan Belanda, serta tidak akan bekerja sama dengan Belanda. Walaupun pada akhirnya terjalin kerja sama Inggris-Palembang, di mana pihak Palembang lebih diuntungkan.

Pada 14 September 1811 terjadi peristiwa pembumihangusan dan pembantaian di loji Sungai Alur. Belanda menuduh Inggris-lah yang memprovokasi Palembang agar mengusir Belanda. Sebaliknya, Inggris cuci tangan, bahkan langsung menuduh SMB II yang berinisiatif melakukannya.

Raffles terpojok dengan peristiwa loji Sungai Aur, tetapi masih berharap dapat berunding dengan SMB II dan mendapatkan Bangka sebagai kompensasi kepada Britania. Harapan Raffles ini tentu saja ditolak SMB II. Akibatnya, Britania mengirimkan armada perangnya di bawah pimpinan Gillespie dengan alasan menghukum SMB II. Dalam sebuah pertempuran singkat, Palembang berhasil dikuasai dan SMB II menyingkir ke Muara Rawas, jauh di hulu Sungai Musi.

Setelah berhasil menduduki Palembang, Britania merasa perlu mengangkat penguasa boneka yang baru. Setelah menandatangani perjanjian dengan syarat-syarat yang menguntungkan Inggris, tanggal 14 Mei 1812 Pangeran Adipati yang merupakan adik kandung dari SMB II diangkat menjadi sultan dengan gelar Ahmad Najamuddin II atau Husin Diauddin. Pulau Bangka berhasil dikuasai dan namanya diganti menjadi Duke of York’s Island. Di Mentok, yang kemudian dinamakan Minto, ditempatkan Meares sebagai residen.

Meares berambisi menangkap SMB II yang telah membuat kubu di Muara Rawas. Pada 28 Agustus 1812 ia membawa pasukan dan persenjataan yang diangkut dengan perahu untuk menyerbu Muara Rawas. Dalam sebuah pertempuran di Buay Langu, Meares tertembak dan akhirnya tewas setelah dibawa kembali ke Mentok. Kedudukannya digantikan oleh Mayor Robison.

Belajar dari pengalaman Meares, Robison mau berdamai dengan SMB II. Melalui serangkaian perundingan, SMB II kembali ke Palembang dan naik takhta kembali pada 13 Juli 1813 hingga dilengserkan kembali pada Agustus 1813. Sementara itu, Robison dipecat dan ditahan Raffles karena mandat yang diberikannya tidak sesuai.

Lanjut ke konflik dengan Belanda.

Konvensi London pada tahun 1814 membuat Inggris menyerahkan kembali kepada Belanda semua koloninya di seberang lautan sejak tahun 1803. Kebijakan ini tidak menyenangkan Raffles karena harus menyerahkan Palembang kepada Belanda. Serah terima terjadi pada 19 Agustus 1816 setelah tertunda dua tahun, itu pun setelah Raffles digantikan oleh John Fendall.

Belanda kemudian mengangkat Edelheer Mutinghe sebagai komisaris di Palembang. Tindakan pertama yang dilakukannya adalah mendamaikan kedua sultan, SMB II dan Husin Diauddin. Tindakannya berhasil, SMB II berhasil naik tahta kembali pada tahun 1818. Sementara itu, Husin Diauddin yang pernah bersekutu dengan Inggris berhasil dibujuk oleh Muntinghe ke Batavia yang pada akhirnya dibuang ke Cianjur.

Pada dasarnya pemerintah kolonial Belanda tidak percaya kepada raja-raja Melayu. Mutinghe mengujinya dengan melakukan penjajakan ke pedalaman wilayah Kesultanan Palembang dengan alasan inspeksi dan inventarisasi daerah. Ternyata di daerah Muara Rawas ia dan pasukannya diserang pengikut SMB II yang masih setia. Sekembalinya ke Palembang, ia menuntut agar Putra Mahkota diserahkan kepadanya. Ini dimaksudkan sebagai jaminan kesetiaan sultan kepada Belanda. Bertepatan dengan habisnya waktu ultimatum Mutinghe untuk penyerahan Putra Mahkota, SMB mulai menyerang Belanda

Pertempuran melawan Belanda yang dikenal sebagai Perang Menteng pecah pada tahun 1819. Perang ini merupakan perang paling dahsyat pada waktu itu, di mana korban terbanyak ada pada pihak Belanda. Pertempuran berlanjut hingga keesokan hari, tetapi pertahanan Palembang tetap sulit ditembus, sampai akhirnya Muntinghe kembali ke Batavia tanpa membawa kemenangan.

Belanda tidak menerima kenyataan itu. Gubernur Jenderal van der Capellen merundingkannya dengan Laksamana Johan Wolterbeek dan Mayjen Herman Merkus de Kock dan diputuskan mengirimkan ekspedisi ke Palembang dengan kekuatan dilipatgandakan. Tujuannya melengserkan dan menghukum SMB II, kemudian mengangkat keponakannya, Pangeran Jayaningrat sebagai penggantinya.

SMB II telah memperhitungkan akan ada serangan balik. Karena itu, ia menyiapkan sistem perbentengan yang tangguh. Di beberapa tempat di Sungai Musi, sebelum masuk Palembang, dibuat benteng-benteng pertahanan yang dikomandani keluarga sultan. Kelak, benteng-benteng ini sangat berperan dalam pertahanan Palembang.

Pertempuran sungai dimulai pada tanggal21 Oktober 1819 oleh Belanda dengan tembakan atas perintah Wolterbeek. Serangan ini disambut dengan tembakan-tembakan meriam dari tepi Musi. Pertempuran baru berlangsung satu hari, Wolterbeek menghentikan penyerangan dan akhirnya kembali ke Batavia pada 30 Oktober 1819.

SMB II masih memperhitungkan dan mempersiapkan diri akan adanya serangan balasan. Persiapan pertama adalah restrukturisasi dalam pemerintahan. Putra Mahkota, Pangeran Ratu, pada Desember 1819 diangkat sebagai sultan dengan gelar Ahmad Najamuddin III. SMB II lengser dan bergelar susuhunan. Penanggung jawab benteng-benteng dirotasi, tetapi masih dalam lingkungan keluarga sultan.

Setelah melalui penggarapan bangsawan dan orang Arab Palembang melalui pekerjaan spionase, serta persiapan angkatan perang yang kuat, Belanda datang ke Palembang dengan kekuatan yang lebih besar. Tanggal 16 Mei 1821 armada Belanda sudah memasuki perairan Musi. Kontak senjata pertama terjadi pada 11 Juni 1821 hingga menghebatnya pertempuran pada 20 Junii 1821. Pada pertempuran 20 Juni ini, sekali lagi, Belanda mengalami kekalahan. De Kock tidak memutuskan untuk kembali ke Batavia, melainkan mengatur strategi penyerangan.

Bulan Juni 1821 bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Hari Jumat dan Minggu dimanfaatkan oleh dua pihak yang bertikai untuk beribadah. De Kock memanfaatkan kesempatan ini. Ia memerintahkan pasukannya untuk tidak menyerang pada hari Jumat dengan harapan SMB II juga tidak menyerang pada hari Minggu. Pada waktu dini hari Minggu 24 Juni, ketika rakyat Palembang sedang makan sahur, Belanda secara tiba-tiba menyerang Palembang.

Serangan dadakan ini tentu saja melumpuhkan Palembang karena mengira di hari Minggu orang Belanda tidak menyerang. Setelah melalui perlawanan yang hebat, tanggal 25 Juni 1821 Palembang jatuh ke tangan Belanda. Kemudian pada 1 Juli 1821 berkibarlah bendera rod, wit, en blau di bastion Kuto Besak, maka resmilah kolonialisme Hindia Belanda di Palembang.

Tanggal 13 Juli 1821, menjelang tengah malam, SMB II beserta keluarganya menaiki kapal Dageraad dengan tujuan Batavia. Dari Batavia SMB II dan keluarganya diasingkan ke Pulau Ternate sampai akhir hayatnya tahun 1852.

TENTANG KITA

  • Musuh utama manusia dirinya sendiri
  • Kegagalan utama manusia adalah kesombongan
  • Kebodohan utama manusia adalah sifat menipu
  • Kesedihan utama manusia adalah iri hati
  • Kesalahan utama manusia adalah mencampakkan dirinya dan orang lain
  • Sipat manusia yang terkasih adalah rendah hati
  • Sifat manusia yang terpuji adalah semangat dan keuletannya
  • Kehancuran terbesar manusia adalah rasa keputusasaan
  • Harta yang bernilai adalah kesehatan
  • Hutang terbesar manusia adalah hutang budi
  • Hadiah terbesar manusia adalah sifat lapang dada dan mau memaafkan
  • Kekurangan terbesar manusia adalah sifat keluh kesah dan tidak memiliki kebijaksanaan
  • Ketentraman dan kedamaian terutama manusia adalah suka beramal

“Segala pekerjaan mudah untuk dilakukan kecuali satu hal yaitu memahami orang lain dan menerima keberadaannya tanpa mempersoalkan “Kekurangannya”

“Sebagaimana diri kita, demikian pula makhluk lain, sebagaimana makhluk lain, demikian pula diri kita. Dengan memikirkan mereka, dengan membandingkan mereka, tidak seharusnya kita saling berselisih, bertengkar dan membunuh atau menyebabkan hal itu.”

“Kulihat saudaraku dengan mikroskop kritik dan kubilang sungguh jahat saudaraku itu, kulihat lagi ia dengan teleskop hina dan kubilang alangkan kecilnya ia, kemudian kupandang ia dengan cermin kebenaran, alangkah mirip ia dengan aku”

UNDERGROUND: ANTARA KEBEBASAN DAN BATASAN

By: Zainal Arifin

Beberapa tahun yang lalu, Kota Yogyakarta dikagetkan dengan Riset yang dilakukan oleh Iip Wijayanto. Dari hasil risetnya, ia mengatakan bahwa lebih dari 90 % mahasiswi di Yogyakarta sudah tidak perawan lagi. Riset lain yang juga mendukung hasil riset Iip adalah Gayung Kasuma yang menyorot tentang tindakan aborsi. Menurutnya, tindakan aborsi yang dilakukan oleh mahasiswa dari tahun ke tahun semakin meningkat. Kebanyakan aborsi dilakukan secara tradisional yaitu dengan sistem pijat. Sedangkan aborsi melalui tenaga medis sampai saat ini penulis belum menemuinya. Hal ini disebabkan oleh norma yang sudah diatur dalam dunia medis sendiri. Dalam dunia medis, aborsi akan dilakukan dalam keadaan darurat, maksudnya untuk menolong salah satu nyawa manusia. Sedang alasan yang lain tidak dibenarkan. Ia menambahkan, aborsi yang terjadi didominasi oleh kaum remaja. Apa sebenarnya alasan mereka melakukan tindakan ini? jawabnya simpel, “saya tidak menghendakinya”.

Hasil riset-riset di atas membawa segudang pertanyaan baik yang sifatnya sekedar penasaran maupun pertanyaan yang sifatnya berkelit dari fakta yang ada. Secara umum, pertanyaan yang muncul adalah apakah fenomena ini memang benar terjadi? Tentunya tanggapan masyarakat berbeda-beda. Sebagian kaum hawa sebagai obyek pembicaraan berpendapat bahwa penelitian tersebut tidak sepenuhnya benar. Menurut mereka riset yang dilakukan oleh Iip hanya menggunakan beberapa sampel yang dianggap belum mewakili keseluruhan.

Sebagian lagi merasa khawatir dengan fenomena di atas. Mereka berpendapat bahwa penelitian yang telah dilakukan oleh para peneliti-peneliti sosial tersebut ada benarnya. Hal ini dapat dilihat dari pergaulan-pergaulan keseharian para remaja yang semakin hari semakin bebas dan berani. Bahkan yang lebih parah lagi, beberapa oknum dengan beraninya berpelukan dan berciuman di depan umum. Jika mereka sudah berani berbuat demikian, bukan tidak mungkin hubungan yang seharusnya dilakukan oleh suami istri mereka lakukan. Selain itu, kost-kostan yang tersedia tanpa induk semang telah banyak tersedia. Kost-kostan seperti ini membebaskan penghuninya untuk melakukan apa yang mereka inginkan termasuklah hubungan intim antar dua sejoli.

Terlepas dari itu semua, perlu diperhatikan beberapa faktor utama yang menyebabkan tingginya tingkat pergaulan bebas yang pada akhirnya mengungkap kebenaran yang dikemukaan oleh Iip dan kawan-kawan.

Pertama, minimnya kontrol. Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar. Dengan predikat yang disandangnya, tentunya Yogyakarta menjadi target bagi sebagian putra daerah di Indonesia untuk menimba ilmu dan pengalaman. Minimnya kontrol dari orang tua dan warga sekitar inilah yang menimbulkan keinginan untuk berbuat berbagai hal tanpa memperhatikan etika dan moral.

Ada dua kontrol yang dibutuhkan, yaitu kontrol dari dalam dan kontrol dari luar. Kontrol dari dalam maksudnya adalah kontrol dari dirinya sendiri. Kontrol ini terbentuk dari fondasi dasar. Apa fondasinya? Fondasinya tidak lain adalah agama. Semakin kuat agamanya, maka fondasi dalam dirinya kokoh, atau sebaliknya, jika agamanya lemah maka fondasi dalam dirinya akan mudah goyah. Yang dikhawatirkan adalah jika kontrol dari dalam ini lemah. Untuk mengantisipasinya dibutuhkan kontrol dari luar. Siapa yang berperan disini? Kita semua berperan sebagai pengontrol yang sifatnya tidak mengikat dan terbatas. Hanya saja jika kita semua menjalankan peran kita sebagai pengontrol, kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan akan berkurang, atau dengan kata lain kita ikut berperan serta dalam mencegah dan menurunkan tingkat yang dimaksud di atas.

Kedua, pengaruh budaya barat. Disadari atau tidak budaya barat saat ini telah merasuki dan mengakar pada masyarakat kita. Jika ada pertanyaan yang menyangkut tentang kebudayaan kita, sebagian diantara kita hanya bengong dan terdiam, tidak mampu menjawabnya. Sebaliknya, mereka lebih mengenal budaya barat. Sungguh memprihatinkan memang.

Di Eropa dan Amerika, seorang perempuan akan malu jika dia masih perawan. Mereka menganggap bahwa perempuan yang masih perawan berarti dia tidak laku. Bagaimana dengan kondisi Indonesia sendiri? Apakah sama seperti itu?. Mungkin jika ditanya demikian, jawabnya tidak! Ya nggak? Tapi, bagaimana jika seorang cewek belum pernah pacaran? Tentunya, seseorang merasa risih jika ia sama sekali belum pernah berpacaran. Semakin sering ia berpacaran, dianggap suatu prestasi yang membanggakan.

Contoh lainnya adalah mengenai busana. Pada hakikatnya, fungsi pakaian atau busana adalah untuk menutupi tubuh dan kemaluan. Tetapi sekarang pakaian telah bergeser dari fungsi yang sebenarnya. Coba perhatikan di sekeliling kita, tentunya banyak kita temukan kaum hawa berpakaian ala kadarnya dan super ketat seakan ingin menjajakan barang dagangannya, sungguh tak bernilai. Dari sinilah bermulanya umat manusia terjerumus kedalam lembah kenistaan.

Ketiga, minim pengetahuan agama. Agama di sini berperan sebagai benteng diri, dimana di dalamnya terdapat etika bergaul dan memberi batasan dalam pergaulan. Minimnya pengetahuan agama membuat pertahanan rapuh dan mudah tergoda oleh nikmatnya dunia terlepas dari norma dan etika.

Ketiga faktor di atas perlu diperhatikan. Jika faktor-faktor di atas di abaikan, bukan tidak mungkin apa yang di khawatirkan akan terjadi. Kalau sudah terjadi, siapa yang mau disalahkan?

Bausasran, 20 Juni 2006

Pengaruh Televisi dan Orang Tua

Pernahkah anda duduk di depan televisi pada hari sabtu dan ming

Pernahkah anda duduk di depan televisi pada setiap hari sabtu dan minggu pukul 19.00 WIB, dan memilih chanel Lativi? Apa yang anda saksikan? Yaa, jawabnya Pildacil. Setelah anda menyaksikannya, apa yang ada dalam benak anda? Beberapa pertanyaan ini dilontarkan sebagai bagian dari perhatian kita terhadap anak-anak yang nantinya akan meneruskan tugas kita. Kita tahu bahwa mereka hanyalah beberapa orang anak kecil berusia 5 sampai 10 tahun yang sedang tampil berbicara di hadapan publik. Karena mereka masih kecil, kepolosan dan keluguan mereka masih terlihat jelas. Walaupun demikian, mereka punya kelebihan. Mereka mampu tampil dan membawakan beberapa materi tanpa melihat teks sebagai acuan. Selain itu juga mereka dengan cermat membawakannya tanpa ada keraguan sedikitpun. Kemampuan seperti ini belum tentu dapat dilakukan oleh orang dewasa.

Di tinjau dari sudut pandang psikologis, kemampuan kreativitas anak akan tumbuh dan berkembang oleh beberapa hal; pertama, karena adanya kebebasan si-anak untuk berekspresi sesuka hati mereka tanpa ada tekanan dari orang dewasa. Kebebasan ini seharusnya diperoleh melalui sistem yang terkait dengan si-anak, yaitu orang tua, guru, tetangga, dan orang dewasa lainnya. Jika kebebasan ini mereka peroleh, mereka akan mudah menumbuh-kembangkan potensi yang mereka miliki. Akan tetapi, kebanyakan dari orang tua selalu membatasi ruang gerak mereka. Orang tua selalu mempunyai banyak keinginan terhadap anaknya. Keinginan-keinginan orang tua kebanyakan selalu bertentangan dengan kemampuan dan bakat yang mereka miliki. Sebagai contoh misalnya, orang tua berkeinginan anaknya menjadi seorang dokter. Untuk mewujudkan keinginan mereka, sang-anak dipaksa untuk selalu belajar giat dengan atau tanpa sedikitpun toleransi. Di lain pihak sang-anak memiliki potensi di bidang olah raga. Tentunya, jika sang-anak menuruti kehendak orang tuanya, jelas beban yang akan mereka pikul menjadi berat dan orang tua secara tidak langsung telah mematikan potensi yang mereka miliki. Kurangnya ruang gerak bagi sang-anak akan menyebabkan dampak negatif dikemudian hari. Salah satu dampak yang saat ini kita rasakan meningkatnya tindak kriminal dan penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja. Bukan tidak mungkin salah satu penyebabnya adalah terenggutnya kebebasan mereka semasa kecil sampai berenjak remaja.

Kedua, perhatian yang diberikan oleh orang dewasa terhadap mereka. Perhatian orang dewasa khususnya orang tua akan mempengaruhi mental mereka sehingga mereka termotivasi untuk selalu berkarya mengembangkan potensi mereka. Wujud kepedulian kepedulian tersebut sangat dibutuhkan oleh mereka.

Di era globalisasi ini, manusia dituntut untuk selalu berperan aktif demi hidup mereka. Tuntutan tersebut mempengaruhi hubungan orang tua dan anak. Orang tua selalu disibukkan dengan pekerjaan-pekerjaan mereka, sedang sang anak sejak kecil telah diasuh oleh babysister. Fenomena yang demikian menunjukkan bahwa sang anak hanya menerima perhatian dari babysister saja sedang dari orang tua sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali. Kurangnya perhatian orang tua terhadap anak akan menyeret anak pada dua persimpangan (negatif dan positif).

Berdasarkan hasil penelitian terhadap 15.000 remaja sebagai sampel menunjukkan bahwa perhatian orang tua terhadap anak memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap sikap dan perilaku dalam interaksi sosial mereka. Jika perhatian orang tua terhadap anak berkurang atau terabaikan maka akan terjadinya peningkatan yang signifikan; 1. Jumlah anak putri belasan tahun hamil tanpa nikah, 2. Kriminalitas yang dilakukan oleh anak-anak, 3. Patologi psikososial (Daugherti dan Kurosaka, 2002).

Dengan demikian, peranan orang tua sangat menentukan bagi pertumbuhan dan perkembangan kreativitas anak. Bagi setiap anak butuh perhatian dari orang tua. Untuk itu, luangkanlah waktu anda untuk berkumpul dengan anak anda. Jangan jadikan anak anda sebagai penghibur belaka, dan jangan paksa mereka untuk meneruti semua kehendak anda. Masa yang akan anak anda lewati akan jauh berbeda dengan masa yang anda jalani.